AMBANG-AMBANG
karya : fajar hadi sucahyo
@fh5manager
Aku menatap
pada jalanan jauh
Terhenti.
Sempat aku
berpikir untuk kembali dan berjalan ke arahmu
Bodoh.
Kuistirahatkan
tubuhku sejenak, bimbang, namun lalu kutetapkan.
Kutatap pada
penghujung jalan, bukan aku tak mau melangkah
Hanya saja
aku takut berdarah
Namun pada
akhirnya
Aku berjalan
mundur tanpa menatapmu, hanya tiga langkah
Lalu
kukepalkan tangan, kusiapkan otot kakiku dan mataku tajam
YAP!
,berlari aku melintasi duri, kudengar caci maki dan hampir seluruh tubuhku
tersayat belati
Kini
aku telah sampai pada penghujung jalan,
jadi begini rasanya
Telah
berubah hidupku, terbebas dari belenggu
Telah
kupaksakan untuk keluar dari zona nyaman.
Tapi.
Mengapa dibilang nyaman?
Padahal kala
itu aku berdiri diambang-ambang